Pages

 

Kamis, 05 Mei 2016

Batang Perkalian 'BaPer'

0 komentar


Apa itu batang perkalian? 

Kembali ke postingan saya sebelumnya, bahwa sebelum dosen memperlihatkan hebatnya si tali rapia, dosen sudah terlebih dahulu meminta kami untuk membuat sebuah alat peraga. Na alat peraga yang kami buat adalah Batang perkalian yang kami singkat namanya menjadi “BaPer”.
Batang perkalian adalah suatu alat peraga yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran Matematika. Alat peraga ini dapat disampaikan untuk semua kalangan pelajar, mulai dari siswa kelas III Sekolah Dasar sampai dengan mahasiswa yang mempelajari tentang Operasi Bilangan Bulat, dimana alat peraga ini dapat digunakan untuk mempermudah menghitung operasi perkalian bilangan bulat.
Sekilas saya akan menjelaskan asal usul terciptanya alat peraga ini.
Alat peraga ini terinspirasi dari alat peraga yang diciptakan oleh John Napier pada tahun 1617. Awalnya alat peraga ini disebut sebagai “Tulang Napier” . Dikatakan tulang napier karena pada saat itu John Napier masih menuliskan angka-angkanya pada potongan tulang-tulang hewan. Seiring perkembangan zaman, banyak yang meniru ciptaan dari John Napier ini dengan menuliskannya pada potongan batang-batang pohon. Setiap batang yang terdiri dari 1 kolom kemudian dimasukkan kedalam satu kotak kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana.
              Sedangkan batang perkalian buatan kami, kami membuatnya dari steroform yang dilapisi angka-angka yang kami cetak dengan komputer dan kami buat berwarna-warni agar lebih menarik. Dan untuk kotaknya, kami membuatnya dari kertas padi yang kami bentuk seperti balok tanpa tutup dengan bagian atas yang terbuka. Alat peraga ini sengaja kami buat dengan ukuran yang lebih besar karena agar ketika menyampaikan atau menjelaskan bagaimana pemakaian alat peraga ini kepada siswa mereka bisa melihatnya dengan jelas sehingga mudah dimengerti.
Batang perkalian ini kami buat dengan 2 varian, bagian depan dan bagian belakang. Pada bagian depan dapat digunakan untuk menghitung perkalian sistem desimal atau basis 10, dan bagian belakang dapat digunakan untuk menghitung perkalian basis 8.
Untuk metode pembuatan dan cara penggunaan, bisa klik link dibawah ini.

Setelah selesai membuat alat peraga ini, kami pun diminta untuk mendemonstrasikan apa yang sudah kami buat kepada teman-teman yang lain. Setelah kami selesai mendemontrasikannya ada beberapa teman yang memberi komentar  positif dan saran yang membangun.
        Karena komentar dan saran dari teman-teman, akhirnya sekarang kami memperbaiki alat peraga kami.
Inilah beberapa foto saat saya mendemonstraskan alat peraga ini:




Untuk teman-teman yang ingin lebih memahami bagaimana cara menggunakan alat peraga  Batang Perkalian ini, silahkan lihat video dibawah ini.

0 komentar:

Posting Komentar