Apa itu batang perkalian?
Kembali ke
postingan saya sebelumnya, bahwa sebelum dosen memperlihatkan hebatnya si tali
rapia, dosen sudah terlebih dahulu meminta kami untuk membuat sebuah alat
peraga. Na alat peraga yang kami buat adalah Batang perkalian yang kami singkat
namanya menjadi “BaPer”.
Batang
perkalian adalah suatu alat peraga yang dapat digunakan sebagai media
pembelajaran Matematika. Alat peraga ini dapat disampaikan untuk semua kalangan
pelajar, mulai dari siswa kelas III Sekolah Dasar sampai dengan mahasiswa yang
mempelajari tentang Operasi Bilangan Bulat, dimana alat peraga ini dapat
digunakan untuk mempermudah menghitung operasi perkalian bilangan bulat.
Sekilas
saya akan menjelaskan asal usul terciptanya alat peraga ini.
Alat
peraga ini terinspirasi dari alat peraga yang diciptakan oleh John Napier pada
tahun 1617. Awalnya alat peraga ini disebut sebagai “Tulang Napier” . Dikatakan
tulang napier karena pada saat itu John Napier masih menuliskan angka-angkanya
pada potongan tulang-tulang hewan. Seiring perkembangan zaman, banyak yang
meniru ciptaan dari John Napier ini dengan menuliskannya pada potongan
batang-batang pohon. Setiap batang yang terdiri dari 1 kolom kemudian
dimasukkan kedalam satu kotak kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana.
Sedangkan batang perkalian
buatan kami, kami membuatnya dari steroform yang dilapisi angka-angka yang kami
cetak dengan komputer dan kami buat berwarna-warni agar lebih menarik. Dan
untuk kotaknya, kami membuatnya dari kertas padi yang kami bentuk seperti balok
tanpa tutup dengan bagian atas yang terbuka. Alat peraga ini sengaja kami buat
dengan ukuran yang lebih besar karena agar ketika menyampaikan atau menjelaskan
bagaimana pemakaian alat peraga ini kepada siswa mereka bisa melihatnya dengan
jelas sehingga mudah dimengerti.
Batang
perkalian ini kami buat dengan 2 varian, bagian depan dan bagian belakang. Pada
bagian depan dapat digunakan untuk menghitung perkalian sistem desimal atau
basis 10, dan bagian belakang dapat digunakan untuk menghitung perkalian basis
8.
Untuk
metode pembuatan dan cara penggunaan, bisa klik link dibawah ini.
Setelah
selesai membuat alat peraga ini, kami pun diminta untuk mendemonstrasikan apa
yang sudah kami buat kepada teman-teman yang lain. Setelah kami selesai
mendemontrasikannya ada beberapa teman yang memberi komentar positif dan saran yang membangun.
Karena komentar dan saran dari
teman-teman, akhirnya sekarang kami memperbaiki alat peraga kami.
Inilah beberapa
foto saat saya mendemonstraskan alat peraga ini:
Untuk teman-teman
yang ingin lebih memahami bagaimana cara menggunakan alat peraga Batang Perkalian ini, silahkan lihat video
dibawah ini.




0 komentar:
Posting Komentar